3 Drama Korea Dengan Genre Psikologi

Genre psikologi adalah salah satu tema yang unik, menarik, tetapi rumit. Biasanya, drama psikologi memiliki karakter yang memiliki masalalu terpendam yang berdampak pada kejiwaannya, seperti berkepribadian ganda. Melalui drama tersebut, kita bisa mempelajari banyak ilmu psikologi tentang kejiwaan yang disajikan dengan cerita yang menarik pula. Mari simak ulasan berikut ini

  1. Hyde, Jekyll, Me
Image Source : SBS

Diadaptasi dari webtoon berjudul sama, Kill Me Heal Me menceritakan tentang Koo Seo Jin (Hyun Bin) yang mengidap DID (Dissociative Identity Disorder) atau lebih dikenal dengan kepribadian ganda. Koo Seo Jin biasanya berkomunikasi dengan kepribadiannya yang lain melallui sebuha video. Hal tersebut bertujuan agar keduanya saling mengetahui apa yang dilakukan dengan tubuhnya. Koo Seo Jin dan Robin adalah dua kepribadian yang sangat bertolak belakang. Yang satu judes, ketus dan galak sementara Robin lebih ramah dan murah senyum. Bagi orang-orang di sekelilingnya yang tidak mengetahui hal tersebut, sering kali kebingungan dengan sikapnya. Drama yang menjadi kembalinya Hyun Bin setelah militer ini rupanya kurang mendapat simpati pemirsa karena pada saat itu tayang bersamaan dengan ‘Kill Me Heal Me’ yang memiliki tema serupa.

  1. Kill Me Heal Me
Image Source : MBC

Sama seperti ‘Hyde Jekyll Me’ ceritanya berpusat pada tokoh utama yang mengidap DID. Cha Do Hyun (Ji Sung) memiliki masa kecil yang traumatis menyebabkan ia mengalami penyimpangan memori. Kepribadiannya terpecah menjadi 7 identitas berbeda. Untuk mendapatkan kembali kontrol atas hidupnya, ia dibantu oleh Oh Ri Jin (Hwang Jung Eum) secara diam-diam. Jisung harus memerankan 7 karakter berbeda yang bahkan dua diantaranya berkelamin wanita. Drama ini mendapatkan rating yang cukup tinggi dan pujian atas bakat akting Jisung yang luar biasa. Plotnya pun menarik, karena ternyata salah satu kepribadian Cha Do Hyun berkaitan dengan Oh Ri Jin.

  1. It’s Okay That’s Love
Image Source : SBS

Drama komedi romantis ini banyak memperlihatkan gangguan psikis seperti genophobia (phobia berhubungan seks), tourette (mengeluarkan ucapan atau gerakan spontan yang sulit dikontrol), OCD (obsessive compulsive disorder, kelainan psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran obsesif dan perilaku yang bersifat kompulsif), dan schizophrenia (gangguan mental yang menyebabkan halusinasi atau keyakinan yang tidak sesuai dengan kenyataan). Drama ini dikemas dengan menarik dan memperlihatkan proses pasangan yang saling menyembuhkan penyakit masing-masing.

Share this article

Comments

comments