Gyeongbokgung, Deoksugung, dan Changdeokgung, 3 Istana di Seoul

Ada 3 istana di Seoul yang berada di pusat kota yang menarik lebih banyak perhatian masyarakat dengan Gwanghwamun sebagai centernya. 3 istana megah di Seoul adalah Gyeongbuk Palace di pusat kota, Changdeok Palace di bagian timur, dan Duksoo Palace di bagian selatan.

Gyeongbuk Palace dibangun pada masa Dinasti Joseon tahun 1395 sebagai istana Joseon pertama. Dibandingkan dengan istana lainnya, tempat yang berada di timur dan dijuluki Bukkwol ini hancur oleh api pada masa invasi Jepang.

Image Source : Korean Tourism

Bangunan ini kemudian direstorasi kembali di bawah kepemimpinan Heungseondaewongun pada masa pemerintahan Raja Kojong. Hebatnya lagi, bangunan ini menjadi yang paling mewakili Dinasti Joseon, Gyeonghoeru Paviliondan Hyangwonjeong yang bertahan secara utuh.

Museum Istana Nasiona Korea, Gyeongbok Palac terletak di sisi timur Hyangwonjeong Palace dan kita bisa merasakan kenikmatan wisata yang lain.

Image Source : Korean Tourism

Dueoksu juga merupakan warisan budaya. Deoksu Palace terletak di dekat Universitas Sejong. Bersama dengan Gyeongbok Palace, istana ini menjadi tujuan wisata khas yang disukai banyak orang. Awalnya bangunan ini bukanlah istana kerajaan, tetapi istana di Hanyang dihancurkan oleh invasi Jepang dan kemudian dijadikan istana.

Deoksu Palace tetap memiliki penampilan yang indah meski ia hanya bangunan sendiri, ada bangunan seperti lukisan China, gerbang China, Hamonjeon, dan patung batu bergaya eropa. Ada bangunan yang tidak bisa dikunjungi, tetapi ini masih menjadi tujuan favorit bagi pelancong Korea mau pun international. Dalam 3 kali sehari kita harus melihat perubahan gerbang istana.

Changdeok Palace, yang merupakan kuil sejarah ke 122, merupakan istana terpisah yang dibangun setelah Gyeongbok Palace.

Image Source : Korean Tourism

Berbeda seperti istana lainnya, tempat ini mudah untuk didatangi dan menjadi tempat yang bagus untuk berfoto ataupun kencan. Huwon (biwon) adalah bagian yang harus dikunjungi ketika datang ke Changdeok Palace.

Untuk Biwon, jumlah pengunjung dan waktunya terbatas dan sulit untuk mengunjunginya tanpa pemesanan terlebih dahulu.  Pada bulan November, tiket menuju Changdeok Palace akan tutup pada 4.30 pm, sementara Biwon akan tutup pada 3 pm. Tur dengan bahasa Inggris, Jepang, dan China ada sebanyak 5 kali sehari (Inggris 3 kali dan Jepang dan China masing-masing 1 kali).

Share this article

Comments

comments